Tarif atau Tiket Masuk Dieng Plateau (Dataran Tinggi Dieng) 2019

Zonalibur.com. Seperti diinformasikan sebelumnya, Dataran Tinggi Dieng sedang viral karena adanya fenomena embun salju atau bun upas. Fenomena tersebut menarik banyak wisatawan. Lantas bagaimana cara menuju Dieng dan berapa tarif atau tiket masuk Dieng Plateau?

Simak informasinya di sini.

Bagi pembaca Zonalibur.com yang belum melihat fenomena embun es Dieng, silakan buka foto-foto embun salju di Dataran Tinggi Dieng yang menakjubkan.

Tarif atau tiket masuk Dieng Plateaeu

Dieng Plateau atau Dataran Tinggi Dieng memiliki banyak objek wisata yang unik dan menarik. Dieng sendiri merupakan dataran tinggi terluas ke dua di dunia setelah Nepal. Ketinggian Dataran Tinggi Dieng berada sekitar 2.000 mdpl.

tarif Tiket masuk dieng plateau dataran tinggi dieng
Kawasan Candi Arjuna di Dieng Plateau via dieng.org

Dataran Tinggi Dieng) memiliki lingkungan alam yang paling khas dan beragam. Wisata alam di Dieng yang sering dikunjungi wisatawan antara lain Candi Arjuna, Kawah Sikidang, Bukit Sidengkeng, Padang Savana, Telaga Dringo, Gunung Prau, Gardu Pandang dan masih banyak lagi.

Berikut ini daftar tarif atau tiket masuk tempat wisata di Dataran Tinggi Dieng terbaru.

Kawasan Tempat Wisata Tiket Wisatawan Lokal Tarif Wisatawan Mancanegara
Kawasan Tpr Garung Rp. 10.000 Rp. 10.000
Candi Arjuna Rp. 7.500 Rp. 15.000
Kawah Sikidang Rp. 7.500 Rp. 15.000
Bukit Sikunir Rp. 10.000 Rp. 10.000
Bukit Scooter Rp. 5.000 Rp. 5.000
Gunung Prau Rp. 15.000 Rp. 15.000
Bukit Sidengkeng Rp. 3.000 Rp. 20.000
Sumur Jalatunda Rp. 5.000 Rp. 5.000
Padang Savana Rp. 10.000 Rp. 10.000
Musium Kaliasa Rp. 5.000 Rp. 5.000
Telaga Mardada Rp. 5.000 Rp. 5.000
Kawah Sileri Rp. 5.000 Rp. 5.000
D-Qino Water Park Rp. 30.000 Rp. 30.000
Dieng Culture Festival 2019 Rp. 350.000 Rp. 350.000
Gunung Pakuwujo Rp. 10.000 Rp. 10.000
Rekreasi Kalianget Rp. 5.000 Rp. 5.000
Bukit Saroja Rp. 5.000 Rp. 6.000
Telaga Dringo Rp. 5.000 Rp. 5.000
Kawah Candradimuka Rp. 5.000 Rp. 5.000
Telaga Menjer Rp. 5.000 Rp. 5.000
Telaga Warna dan Pengilon Rp. 12.500/ hari biasa

Rp. 15.000/ hari libur

Rp. 100.000/ hari biasa

Rp. 150.000/ hari libur

Batu Pandang Ratapan Angin Rp. 10.000 Rp. 20.000
Bukit Cinta Rp. 5.000 Rp. 5.000
Pasar Kumandang Rp. 2.000 tukar keping Rp. 2.000 tukar keping
Dieng Theater Tiket kawasan Tiket kawasan
Gardu Pandang Tiket kawasan Tiket kawasan
Tuk Bimolukar Tiket kawasan Tiket kawasan
Candi Bima Gratis Gratis
Perkebunan Teh Tambi Gratis Gratis

Rute Menuju Datarang Tinggi Dieng

Dataran Tinggi Dieng berada di 109 desa, 109 kecamatan meliputi 6 Kabupaten yaitu Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kendal, Batang dan Pekalongan. Berdasarkan Pergub Nomor 5 Tahun 20019, kawasan Dieng terletak pada koordinat 109° 41’ 00’’ – 109° 58’ 00’’ BT dan 07° 09’ 30’’ – 07° 17’ 00’’ LS.

Tiket Dataran Tinggi Dieng
Komplek Tugu Dieng via kompas.com

Kawasan Dataran Tinggi Dieng dapat dijangkau dari beberapa arah seperti Banjarnegara, Batang, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Yogyakarta dan Solo atau Surakarta.

Berikut ini rute menuju Dieng Plateau dari berbagai kota.

Kota Rute
Banjarnegara Banjarnegara – Karangkobar – Wanayasa – Batur – Dieng. (Jarak = 46 km).
Pantura Batang Batang – Wonotunggal – Bandar – Kambangan – Gerlang – Batur – Dieng.
Pantura Pekalongan Pekalongan – Kajen – Paninggaran – Karangkobar – Wanayasa – Batur – Dieng.
Purwokerto Purwokerto – Purbalingga – Banjarnegara – Wonosobo – Dieng. (Jarak = 93 km).
Semarang Semarang – Ungaran – Ambarawa – Secang – Temanggung – Parakan – Wonosobo – Dieng. (Jarak = 119 km).
Yogyakarta Yogyakarta/Jogja – Magelang – Temanggung – Parakan – Wonosobo – Dieng (Jalur alternatif melalui : Silento). (Jarak = 107 km).
Surakarta Surakarta – Boyolali – Salatiga – Ambarawa – Secang – Temanggung – Parakan – Wonosobo – Dieng (Jalur alternatif melalui : Kopeng). (Jarak = 141 km).

Sumber: dieng.org

Demikian, semoga info tiket Dieng Plate dan rute menuju Dataran Tinggi Dieng ini bermanfaat. Selamat berlibur!

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.