Rute dan Tiket Masuk Bukit Panguk Kediwung Bantul Yogyakarta

Zonalibur.com, Info lengkap rute dan harga tiket masuk Bukit Panguk Kediwung Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kabupaten Bantul memiliki banyak sekali tempat wisata alam yang ditata rapi dan dijadikan tempat selfi. Salah satu daerah tujuan wisata di Bantul adalah Mangunan.

Penduduk Mangunan sangat kreatif. Mereka berhasil menjadikan potensi alam Bantul yang sangat indah menjadi tujuan wisata yang hits dan instagramabale. Sehingga tak heran banyak wisatawan yang berkunjung untuk berburu spot foto.

Salah satu tempat wisata favorit di Mangunan adalah Bukit Panguk Kediwung.

Bukit Panguk Kediwung tempat wisata di Bantul
Bukit Panguk Kediwung Foto Bayu Pitaruh

Lokasi Bukit Panguk Kediwung

Bukit Panguk Kediwung adalah tempat wisata di Bantul yang berlokasi di Kediwung, Mangunan, Dlingo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55783.

Bukit Panguk Kediwung ini disebut juga negeri diatas awan karena saat tempat ini dan sekitarnya tertutup kabut terlihat seperti berada diatas awan.

Destinasi baru dan lagi hits di Bantul ini bagus untuk terapi telapak kaki dan liburan keluarga yang ingin mengenal alam.

Spot foto di Bukit Panguk Kediwung sangat menarik, keren dan banyak spot baru. Tapi kalo mau foto spot-spot foto ada biayanya, ada petugas foto juga.

Wisata Bukit Panguk Kediwung juga sering digunakan untuk lokasi foto prewedding di Bantul, Yogyakarta. Bagi pengunjung yang mau camping juga bisa.

Kalau sekadar jalan-jalan, waktu terbaik untuk mengunungi tempat wisata ini adalah saat matahari terbit, pemandangan alamnya sungguh luar biasa.

Rute Menuju Bukit Panguk Kediwung

Jarak Bukit Panguk Kediwung dari Bantul hanya 8,4 km. Waktu tempuh kurang lebih 18 menit berkendara melalui Jl. Imogiri – Dlingo/Jl. Mangunan.

Rute dan tiket masuk Bukit Panguk Kediwung Bantul
Rute Bukit Panguk Kediwung dari Bantul

Di pertigaan setelah kantor desa Mangunan atau sebelum SMPN 2 Dlingo, ambil arah kanan. Lokasi Bukit Panguk Kediwung berada setelah SD Negeri Kanigoro.

Rute ini merupakan rute tercepat. Melewati Jalan Makam Raja, Alun-alun Imogiri dan tempat wisata seperti Watu Goyang juga Jurang Tembelan. Jadi sekali jalan bisa dapat 3 tempat wisata sekaligus.

Di jalur ini juga terdapat banyak warung makan. Di antaranya warung bakmi Jawa Mbah Parmo, warung Prasojo Kowang, baso tusuk Mak Yuni, warung sate Ledok, warung makan Pojok Sendang, Thiwul Ayu Mbok Sum dan Soto Bathok Pak Pe.

Rute Bukit Panguk Kediwung
Rute Bukit Panguk Kediwung dari Jogja

Sedangkan rute Bukit Panguk Kediwung dari Malioboro Jogja bisa ditempuh melalui tiga jalur. Jalur utama yang paling dekat dan cepat adalah melalui jalan Imogiri Barat.

Setelah BCA KCP Katamso tepatnya di pertigaan Pojok Benteng Wetan, belok kiri. Lalu belok kanan lagi di pertigaan Sop Merah. Dari situ lurus, lewat perempatan tetap ambil jalur lurus ke arah Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Ketemu lagi perempatan, tetap lurus ikuti jalan Imogiri Barat ke arah Klinik Umum Pratama Fitri Griya Husada. Selanjutnya akan banyak pertigaan dan perempatan jalan, namun Anda tetap saja lurus ikuti jalan Imogiri Barat.

Sampai di persimpangan Bank Bantul, belok kiri ke Jalan Bakilan Imogiri. Di pertigaan Jalan Makam Raja belok kanan ke Jalan Mangunan – Jalan Imogiri/Dlingo.

Jarak Bukit Banguk Kediwung dari Malioboro Jogja sekitar 23,3 km dengan waktu tempuh pada kondisi lalu lintas normal kurang lebih 55 menit.

Harga Tiket Masuk Bukit Panguk Kediwung

Bukit Panguk Kediwung buka 24 jam. Tiket masuknya Rp. 3.000 per orang, parkir mobil Rp. 3.000 dan biaya foto Rp. 3.000.

Harga tiket masuk Bukit Panguk Kediwung sangat terjangkau. Fasilitas umum yang tersedia antara lain warung makan, musholla, toilet, gazebo, tempat parkir motor, mobil, dan bus pariwisata.

Baca juga: 35 Tempat Wisata di Bantul Yogyakarta

Harga tiket dan fasilitas wisata sewaktu-waktu bisa berubah. Demikian, selamat berlibur!

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.