Pengalaman Menginap di Simms Boutique Hotel Kuala Lumpur

ZonaLibur.com, Hotel Simms Boutique terletak di Jalan Pudu, Bukit Bintang Kuala Lumpur, Malaysia, 55100. Telepon +60321451180.

Saya pernah menginap di Simms Boutique Hotel Kuala Lumpur selama 2 malam, tepatnya tanggal 5 – 7 Mei 2018.

Baca juga: Pengalaman pertama traveling ke Kuala Lumpur

Waktu itu, saya bersama 3 orang teman membeli tiket pesawat online pas kebetulan ada promo. Jadi selain dapat harga tiket pesawat murah, juga ada potongan voucher hotel.

Awalnya kami akan berangkat 3 orang. Jadi memesan tiket pesawat dan voucher hotel untuk 3 orang saja. Sebelumnya tidak tahu bagaimana kondisi di Kuala Lumpur. Saya hanya mencari informasi lewat tulisan blogger yang sudah pergi ke sana.

Dari beberapa rekomendasi yang saya baca, saya memutuskan untuk mencari penginapan di daerah Bukit Bintang. Namun tarif hotel di Bukit Bintang saat itu lumayan mahal. Dicarilah penginapan terdekat dari Bukit Bintang, yaitu penginapan di Jalan Pudu.

Karena alasan murah, saya akhirnya membeli voucher hotel Simms Boutique di Jalan Pudu. Ketika itu (saat promo), harga voucher hotel Simms Boutique hanya terhitung Rp. 225.000 per kamar per malam kapasitas maksimal 3 orang.

Kalau dibagi tiga, harganya hanya Rp. 75.000 per orang per malam. Saya kira, untuk penginapan di Kuala Lumpur harga segitu sangat murah.

Kemudian, ada 1 teman lagi yang ingin ikut. Alhamdulillah, masih bisa tiket pesawat dan hotel yang sama masih tersedia. Meskipun kursi pesawat tidak berdekatan dan kamar hotel tidak berdampingan. Tapi kami bersyukur karena masih bisa berangkat dengan pesawat yang sama dan menginap di hotel yang sama.

Total kami beli 4 tiket pesawat dan 2 voucher kamar hotel.

pengalaman menginap di simms boutique hotel kuala lumpur

Rute Menuju Hotel Simms Boutique dari Bandara KLIA2

Kami berangka dari Bandara Husen Sastranegara Bandung menggunakan pesawat low cost carrier, tujuan Bandara KLIA2.

Baca juga: Pengalaman pertama naik pesawat Air Asia dari Bandung ke Kuala Lumpur

Dari Bandara KLIA2, kami naik bus ke KL Central. Kemudian naik monorel turun di stasiun Bukit Bintang. Seharusnya kami turun di stasiun Imbi karena lebih dekat ke hotel Simms Boutique di Jalan Pudu. Berhubung tidak tahu, kami turun di Bukit Bintang.

Turun dari stasiun Bukit Bintang, jalan lurus ke arah kiri sampai ujung jalan beli kiri. Perjalanan memakan waktu selama kurang lebih 20 menit berjalan kaki. Letak Hotel Simms Boutique di sebelah kiri dari arah Bukit Bintang.

Setiba di hotel, kami tunjukan voucher hotel yang dibeli online. Penjaga hotel meminta kami membayar deposit masing-masing 10 RM. Kami pun diberi kunci dan diantar ke kamar masing-masing.

FYI, kunci kamar di Simms Boutique seperti katu ATM berwarna putih. Untuk membuka pintu dan menyalakan listrik di kamar, kunci tadi harus ditempelkan/disimpan pada tempatnya. Kalau bingung, Anda boleh tanya ke penjaga hotel.

Review Kamar Hotel Simms Boutique

Menurut pendapat saya pribadi, untuk kamar hotel dengan harga Rp. 75.000 per malam di Kuala Lumpur, Simms Boutique terbilang bagus.

Saya menginap di kamar tipe Triple Room Only. Kasurnya nyaman meskipun ukuran kamarnya sedikit sempit. Kamar mandi dengan closet duduk ada di dalam kamar.

Terdapat juga AC dan TV. Namun waktu saya ke sana, TV nya nyala tapi tak ada chanel. Mungkin saya tidak tahu mencari chanelnya atau memang rusak.

Di kamar juga ada satu colokan listrik. Saran; bawa colokan listrik kaki 2 karena di sana colokan listriknya berkaki tiga.

Saya mengambil harga paling hemat. Jadi tidak disediakan sarapan, cuma dapat fasilitas air minum gratis. Kalau Wi-Fi semua tamu di sana bisa menikmatinya secara gratis. Password Wi-fi tinggal minta ke penjaga hotel.

Di kalam kamar tidak diizinkan merokok. Jika ingin merokok, tamu harus naik ke atap gedung. Di bagian atap terdapat semacam teras.

Hotel Simms Boutique buka 24 jam. Selama 3 hari 2 malam di Kuala Lumpur, kami jarang menghabiskan waktu di hotel karena terus keluyuran. Pulang ke hotel biasanya lewat jam 12 malam waktu setempat.

Baca juga: Tempat Wisata di Kuala Lumpur

Pada hari terakhir, sebelum pulang kami menyempatkan belanja oleh-oleh di Pasar Seni. Karena keasyikan mencari barang di sana, kami tiba di hotel lewat 1 jam dari jam check out.

Check out seharusnya jam 12.00 siang. Kami tiba di hotel jam 13.00 waktu setempat, akibatnya kami kena charge (nominalnya lupa lagi). Uang deposit yang disimpan ketika pertama kali datang dikembalikan, namun dipotong denda keterlambatan check out.

Baiknya, setelah check out, saya masih bisa minta air minum dan nebeng wi-fi untuk memesan grab.

Itulah sedikit pengalaman saya menginap di Simms Boutique Hotel Kuala Lumpur. Semoga cerita singkat pengalaman ini dapat bermanfaat.

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.