Mitos dan Fakta Gunung Piramid Bondowoso, Tempat Hilangnya Thoriq

Zonalibur.com, Ulasan seputar mitos dan fakta Gunung Piramid Bondowoso, tempat hilangnya Thoriq Rizki Maulidan sejak 24 Juni 2019.

Gunung Piramid mendadak terkenal setelah adanya kabar pendaki hilang di gunung Bondowoso itu.

Pencarian Thoriq dilakukan sejak 24 Juni dan ditutup secara resmi pada 30 Juni 2019. Kemudian Tim Wanadri dan Tim SAR Gabungan melakukan pencarian kembali mulai tanggal 3 Juli.

Tanggal 4 Juli Tim SAR bergerak, tanggal 5 sekitar jam 15.30 Thoriq ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Silakan baca: Kronologi Ditemukannya Thoriq oleh Tim Wanadri dan Tim SAR Gabungan

Seperti disebutkan tadi, gunung Piramid Bondowoso ini mendadak viral gegara ada musibah hilangnya pendaki.

Hilangnya Thoriq juga menimbulkan rasa penasaran mengenai mitos dan fakta gunung Piramid.

Kalau melihat pemberitaan dan postingan di media-media online, ada judul-judul yang mengaitkan hilangnya Thoriq dengan misteri gunung Piramid.

Mitos dan Fakta gunung Piramid Bondowoso
Mitos dan Fakta gunung Piramid Bondowoso, foto via bendebesah.com

Seperti apa mitos dan fakta gunung Piramid Bondowoso?

Fakta-fakta Gunung Piramid

Berikut ini ulasan fakta tentang gunung Piramid yang perlu sobat tahu.

1. Lokasi dan ketinggian gunung Piramid

Gunung Piramid berlokasi di Desa Ardisaeng, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Warga sekitar menyebut gunung ini sebagai Puncak Piramid, Bukit Piramid dan Gunung Piramid.

Disebut Gunung Piramid mungkin karena bentuknya menyerupai piramida di Mesir.

Ketinggian gunung Piramid boleh dibilang hanya yaitu 1.520 mdpl. Jalur pendakiannya terjal dan menantang.

Estimasi waktu pendakian normal diperkirakan memakan waktu sekitar 6 jam.

Gunung ini tergolong destinasi wisata baru di Bondowoso. Dari informasi yang diterima, tiket masuknya juga masih gratis.

2. Jalur pendakian sulit dan disarankan didaki oleh ahli

Jalur pendakian menuju puncak Piramid cukup sulit dan membutuhkan waktu lama. Untuk sampai di tempat kemping, pendaki pemula butuh waktu sekitar 3 jam.

Dari camping ground ke puncak, pemula butuh waktu tempuh hingga 5 jam. Sedangkan yang sudah ahli, bisa sampai dalam waktu 3 jam.

Ketinggian puncak gunung ini memang tidak terlalu tinggi. Tetapi karena medannya sulit, jadinya membutuhkan waktu mendaki yang lumayan lama.

Tingkat kemiringan medan pendakian di punggungan terakhir menuju puncak sampai 90 derajat.

Jika para pendaki pemula ingin mencobanya, sangat disarankan memakai jasa guide atau ahli yang menguasai medan.

Untuk sampai di puncak, harus mendaki lewat jalur Dusun Tegal Tengah, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdamai.

3. Pemandangan gunung Piramid

Meskipun ketinggian gunung ini tidak terlalu tinggi, namun memiliki pemandangan yang mempesona. View dari puncak yaitu gunung Argopuro dan landscape alam Bondowoso yang menakjubkan.

Selain di puncak, pemandangan di perjalanan pun cukup mempesona. Sobat dapat menyaksikan panorama alam seperti hutan pinus, kebon kopi dan aliran sungai dengan udara yang sejuk dan asri.

4. Puncak Piramid bagian dari pegunungan Argopuro

Dilansir Kompas Travel, gunung Piramid ini masih termasuk bagian dari wilayah Gunung Argopuro.

Keterangan itu diperoleh dari admin @bondowosoexplorer yang dihubungi langsung oleh pihak Kompas Travel.

“Puncak Piramid merupakan bagian jajaran dari Pengunungan Hyang Argopuro,” tutur admin @bondowosoexplorer.

5. Memiliki sejumlah mitos dan misteri

Gunung Piramid memiliki bentuk menyerupai Piramida. Gunung ini juga memiliki cerita misteri dan mitos yang beredar di masyarakat setempat.

Mitos Gunung Piramid

Blog Bandebesah.com menyebutkan, ada kisah misteri di Gunung Piramid yang hingga kini belum terpecahkan. Kisah tersebut adalah Gunung Piramid merupakan tempat tinggal Dewi Rengganis pada masanya.

Disebutkan, sayangnya belum ada penelitian atau pembuktian mengenai hal itu.

Sementara itu, Tribun Bali mengabarkan bahwa warga sekitar kerap mengingatkan para pendaki untuk tidak mengambil apapun.

Hal yang paling dilarang di gunung Piramid adalah mengambil buah. Konon jika mereka mengambilnya tidak akan kembali.

Sebelum sampai tempat kemping juga terdapat Batu Langgar, yang dinilai keramat oleh warga setempat.

Baca juga: Kisah Mistis dan Cerita Misteri Gunung Cikuray Garut

Wallahu ‘alam.

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.