Ini 5 Jalur Pendakian Gunung Merbabu yang Dibuka 21 Juni 2019

Zonalibur.com. Jalur pendakian gunung Merbabu sudah dibuka lagi pada hari Jum’at, 21 Juni 2019. Tentu ini merupakan kabar baik bagi para pendaki gunung yang merindukan ketinggian.

Sebelumnya jalur pendakian Merbabu ditutup selama satu bulan. Alasan ditutupnya pendakian gunung Merbabu sejak 20 Mei 2019 oleh Pihak Balai Taman Nasional Gunung Merbabu yaitu untuk perbaikan jalur yang rusak.

5 Jalur pendakian gunung merbabu dibuka
Jalur pendakian gunung Merbabu via Kompas.com

Kerusakan jalur pendakian menimbulkan banyak pendaki yang tergelincir dan cidera sehingga harus dievakuasi.

Dilaporkan oleh PLH Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, Johan Setiawan pihaknya sudah melakukan evakuasi lebih dari 30 kali di jalur Selo pada bulan April 2019.

“Jalurnya rusak. Dari catatan kita, Selo misalnya. Bulan April itu kita dan kawan-kawan sudah melakukan lebih dari 30 evakuasi. Karena di sana jalurnya, trap-trap-nya sudah sangat miring. Banyak yang tergelincir sehingga banyak yang dislokasi dan cedera,” ujar dia.

Setelah sebulan ditutup, jalur pendakian gunung Merbabu akhirnya dibuka lagi pada 21 Juni 2019 melalui pengumuman Balai Taman Nasional Gunung Merbabu nomor: 02/T.35/TU/EVLAP/2019 tanggal 18 Juni 2019 tentang pembukaan jalur pendakian gunung Merbabu.

Jalur pendakian gunung merbabu dibuka

Dalam pengumuman tersebut juga ditulis beberapa himbauan yang harus dipatuhi para pendaki. Di antara himbauan tersebut antara lain pendaki harus mempersiapkan peralatan, sehat jasmani dan rohani, menjaga kebersihan, membawa turun sampah dan segala peraturan lainnya.

5 Jalur Pendakian Gunung Merbabu yang Resmi

Berikut ini 5 jalur pendakian resmi gunung Merbabu.

1.  Via Selo

Jalur pendakian Gunung Merbabu via Selo merupakan jalur pendakian paling favorit. Banyak pendaki yang muncak dari sisi selatan via jalur Selo. Jalur ini berada di Kabupaten Boyolali.

Kelebihan jalur Merbabu via Selo adalah adanya padang sabana yang terhampar luas dan bisa dijadikan tempat berkemah.

Menariknya lagi, di jalur Selo pendaki dapat melihat hamparan bunga edelweis yang sangat indah. Jika Anda akan mendaki Merbabu via Selo, Anda dapat membeli tiket masuk online melalui situsweb www.tngunungmerbabu.org.

2. Via Suwanting

Jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting merupakan jalur resmi dari sisi barat. Jalur Suwanting berada di Kabupaten Magelang. Lokasi basecamp Suwanting di Dusun Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang.

Jalur Suwanting merupakan medan hutan lamtoro. Sampai di Pos III, pendaki terdapat hamparan sabana yang sangat luas.

3. Via Wekas

Jalur pendakian Merbabu via Wekas berada di Kecamatan Pakir, Kabupaten Magelang. Jalur Wekas juga termasuk jalur resmi, yang menjangkau Merbabu dari sisi utara.

Selain jalur Selo, jalur Wekas juga menjadi favorit para pendaki karena di jalur Wekas terdapat tempat camp dan sumber air yang banyak di di pos II.

Jalur Wekas di Pos Pemancar akan bertemu dengan jalur via Chuntel dan Helipad bertemu dengan jalur Thekelan. Jalur Wekas, Chuntel dan Thekelan memang merupakan jalur pendakian Merbabu dari sisi utara.

4. Via Chuntel

Jika Anda masuk dari Kabupaten Semarang, Anda bisa mendaki gunung Merbabu via Chuntel. Jalur Chuntel berada di Dusun Cunthel, Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang.

Chuntel ini merupakan jalur gunung Merbabu dari sisi utara dan akan bertemu dengan jalur Wekas dan Thekelan setelah Pos Pemancar. Pos Pemancar sendiri merupakan setengah perjalanan menuju puncak. Setelah pos Pemancar ini jalannya semakin menanjak dan terjal.

5. Via Thekelan

Jalur pendakian gunung Merbabu via Thekelan berdekatan dengan jalur Chuntel. Lokasi basecamp Thekelan berada di Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Berada di desa yang sama dengan basecamp jalur Chuntel.

Mendaki gunung Merbabu via Thekelan harus melewati tanjakan terjal dan melalui rute ekstrem yang disebut Ondorante.

Baca juga ulasan lengkap Jalur pendakian gunung Merbabu

Itulah 5 jalur pendakian resmi Merbabu. Anda mau pilih yang mana?

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.