VPS Murah
Klik di sini!Info River Boarding dan Water Tubing Banjarwangi

Pesona Unik Laguna dan Gumuk Pasir di Pantai Lembupurwo

Pantai Lembupurwo berada di Kota Kebumen bagian timur selatan, hampir berbatasan dengan Kota Purworejo. Pantai ini tepatnya berada di Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Pantai ini layaknya sebuah pantai selatan dengan ciri khas ombak yang besar dan luas. Pantai ini terbilang masih alami, karena baru sedikit bangunan-bangunan buatan manusia yang berdiri di area pantai.

Memang, pantai ini tak jauh berbeda dengan Pantai Petanahan, Suwuk, Bopong, Ambal, maupun Bocor di Kabupaten Kebumen yang memiliki pasir hitam. Namun ada hal yang unik dari pantai yang berada di perbatasan ini. Pantai Lembupurwo merupakan pantai yang memiliki pesona Laguna pasir yang terbentuk karena lekukan-lekukan aliran air sungai. Laguna ini yaitu telaga payau di dekat pantai yang dipisahkan oleh hutan cemara udang. Laguna yang juga merupakan muara Sungai Wawar ini ditumbuhi pohon bakau dan pohon cemara yang rimbun serta hijau.

pantai-lembupurwo-mirit-kebumen
Pantai Lembupurwo Mirit Kebumen via lintaskebumen.wordpress.com

Selain itu, Pantai Lembupurwo juga memiliki fenomena unik lainnya, yakni berupa Gumuk Pasir yang masih aktif. Gumuk Pasir di pantai ini memiliki ketinggian yang jauh berbeda dengan pantai lainnya di Kebumen. Jika bisa dikelola dengan baik, Gumuk Pasir ini bisa dimanfaatkan sebagai wisata selancar pasir atau sandboarding. Dari atas Gumuk Pasir ini pula disediakan wahana flying fox dengan menyeberangi Laguna menuju hutan cemara udang dan pantai.

Pengunjung bisa menyeberangi Laguna tersebut dengan jembatan bambu sembari melihat tanaman mangrove yang subur di sepanjang Laguna. Tampak juga ikan kecil yang berenang ke sana kemari. Untuk bisa lebih menikmati Laguna, pengunjung bisa menyewa perahu genjot maupun perahu nelayan untuk mengelilinginya.

Biasanya di hari libur, seperti hari minggu atau hari libur besar, pantai ini selalu ramai pengunjung dari anak-anak, dewasa hingga orang tua. Juga ada beberapa pedagang yang berjualan di tepi pantai dengan gubuk-gubuk kecil yang berada di bawah pohon cemara. Keberadaan hutan cemara udang di Pantai Lembupurwo juga menambah sensasi tersendiri, salah satunya bisa menikmati suasana sejuk dan dingin setelah seru berpanas-panasan di tepi pantai.

Bagi pengunjung yang datang pada tujuh hari setelah Hari Raya Idul Fitri, maka pengunjung akan bisa melihat tradisi warga setempat yang bernama Grebeg Rowo. Dalam tradisi itu, sejumlah warga desa di Kecamatan Mirit dan sekitarnya berbondong-bondong menuju Pantai Lembupurwo yang berada tak jauh dari rumah mereka. Warga datang dengan aneka kendaraan yang membawa serta sanak saudaranyanya. Tradisi tersebut bisa dikatakan sebagai ajang silaturahmi bagi warga setempat.

Apabila Anda ingin ke sana, Anda cukup membayar biaya masuk yang berupa biaya parkir kendaraan sebesar Rp. 2000 saja. Tergolong murah meriah dan jangan khawatir kendaraan akan dijaga dengan baik oleh tukang parkir di sana.

Selamat mencoba dan selamat berlibur!