Gunung Guntur, Semeru di Tanah Garut

Gunung Guntur, Semeru di Tanah Garut – Mendengar kata gunung Semeru pikiran kita pasti ingat pada film 5 CM yang cukup fenomenal di kalangan pecandu ketinggian. Saya memang belum pernah mendaki gunung Semeru, menggapai puncak Mahameru baru pada tahap imajinasi.

Kalau melihat jalur pendakian gunung Semeru di foto-foto atau di video youtube, termasuk dalam film 5 CM, medannya cukup berbahaya karena harus melewati jalur pasir dan batu yang sewaktu-waktu dapat mengancam keselamatan jiwa pendaki. Butuh ketahanan fisik dan nyali baja untuk menjejakkan kaki di puncak Mahameru.

Baca juga : Menguji Nyali di Tebing Batu Tumpang Cikajang yang Menantang

Kali ini saya tidak akan bicara banyak tentang #Semeru di Malang, Jawa Timur, tetapi akan mengajak sobat petualang menjelajah gunung Semeru-nya Kabupaten Garut, #Jawa Barat, yaitu gunung Guntur.

Gunung Guntur terletak di Kecamatan Tarogong Kaler Kabupaten Garut, kalau dari arah Bandung berada di sebelah kanan sebelum memasuki Alun-alun Tarogong. Pengguna kendaraan umum seperti bis atau elf bisa minta berhenti di Tanjung. Dari situ sudah terlihat jelas gunung Guntur yang gagah perkasa.

Gunung Guntur berada di ketinggian 2249 mdpl, termasuk gunung api paling aktif di Kabupaten Garut. Gunung ini tampak tandus dan gersang, berbeda sekali dengan gunung-gunung tropis yang lain. Tidak lebih tinggi dari gunung #Papandayan, namun jauh lebih terjal dan melelahkan, bikin lutut terasa mau copot. Pendaki pertama gunung Guntur adalah Frans Junghun. Peria berkebangsaan Jerman ini mendaki gunung Guntur pada tahun 1837.

puncak gunung guntur tempat wisata di garut

Dari desa Tanjung kita akan melewati jalan lebar yang biasa dilalui truk pengangkut pasir dari areal penambangan pasir Citiis yang beroperasi sejak tahun 1960. Kalau kebetulan ada truk lewat kita bisa ikut numpang untuk menghemat energi. Sampai di lokasi penambangan, akan melewati jalan setapak yang cukup rimbun. Beberapa saat kemudian, kita akan sampai di curug Citiis.

Kalau gunung Semeru punya Ranu Kumbolo, gunung Guntur ini punya curug Citiis. Sama-sama air di ketinggian. Hehe. Setelah cukup istirahat dan merasakan kesejukan udara di Curug Citiis, perjalanan pun kita lanjutkan.

Mendaki gunung Guntur cocoknya dilakukan sore atau malam hari, kalau siang perjalanan akan lebih berat karena terik matahari yang membakar kulit membuat energi terkuras. Dari curug Citiis sampai puncak Gutur, kita akan melewati jalan pasir dan berbatu yang ditumbuhi ilalang berdaun kemerah-merahan.

Sesampai di puncak, kita akan menemukan sebuah lubang besar dan dalam, yaitu lubang bekas kawah. Untuk mencapai puncak selanjutnya, dari areal kawah itu kita masih harus berjalan sekitar 30 menit.

Pemandangan dari puncak gunung Guntur sangat menakjubkan, sehingga perjalanan yang melelahkan menempuh sulitnya medan daki akan terbayar oleh keindahan pemandangan dari puncak Guntur. Dari situ terlihat gunung Cikuray yang bediri tegak mengerucut, situ Bagendit Banyuresmi dan kota #Garut.

Baca juga : Menaklukkan Medan Terjal Jalur Pendakian Gunung Cikuray Garut

Jika sobat belum sempat mendaki Semeru, gunung Guntur Kabupaten Garut bisa dijadikan alternatif pengobat dahaga berpetualang di alam liar. Salam!

Baca juga : Misteri Leuweung Sancang Garut dan Legenda Maung Siliwangi

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.