Curug Ngelay, Surga Tersembunyi di Hutan Desa Bagawat Kuningan

By Categories : Wisata Alam

Curug Ngelay, mendengar namanya saja pasti sudah membuat anda penasaran. Nama yang unik, seunik penampilannya. Nama itu diambil dari bahasa Sunda yang artinya air terjun yang menetes. Dalam bahasa Sunda kata ngelay biasa dipakai oleh masyarakat untuk istilah orang yang ngiler. Istilah ngelay yang berkaitan dengan curug ini diartikan sebagai aliran air yang kecil dan tidak terlalu deras.

Kenapa curug ini dinamakan Curug Ngelay? Karena curug ini memiliki debit air yang relarif kecil sehingga air yang turun pun hanya aliran-aliran kecil yang keluar dari sela-sela bebatuan tebing. Walau sebenarnya pada musim hujan curug ini mempunyai debit air yang cukup banyak sehingga akan terlihat lebih menawan. Namun tetap saja curug ini tidak seperti curug kebanyakan yang airnya terjun dari atas tebing sampai ke dasar curug. Dikarenakan karakteristik tebing Curug Ngelay yang cembung sehingga air tidak terjun langsung melainkan mengalir di atas tebing.

Pada musim kemarau debit air nyaris tidak ada, tapi pemandangan tebing Curug Ngelay pun sudah cukup untuk sekedar memanjakan mata. Curug ini bahkan ada yang menyebutkan bahwa pemandangannya seindah foto walpaper. Maka dari itu, baik ketika debit air kecil maupun besar para wisatawan bisa mencari angle yang bagus untuk berfoto di tebing curug yang indah. Wisatawan pun bisa menaiki undakan tebing yang tingginya sekitar dua sampai tiga meter untuk menghasilkan angle foto yang lebih indah dan keren.

curug ngelay tempat wisata di kuningan

Curug Ngelay Kuningan via apriliyanti26.blogspot.co.id

Curug Ngelay yang memiliki ketinggian sekitar 100 meter dan lebar sekitar 50 meter ini terlihat sangat menakjubkan. Curugnya yang indah dan megah dilengkapi dengan airnya yang bening dan dingin membuat siapapun terpesona olehnya. Para wisatawan yang datang terkadang mandi di bawah curug untuk merasakan kesegaran airnya ataupun sekedar berfoto untuk mengabadikan keindahannya.

Jika anda tertarik dengan Curug Ngelay, anda bisa mengunjunginya di desa Bagawat, kecamatan Salajambe, kabupaten Kuningan, provinsi Jawa Barat. Curug nan indah dan megah ini masih alami dan belum terjamah karena letaknya tersembunyi di dalam hutan dan cukup sulit dijangkau.

Akses menuju Curug Ngelay dari kota Kuningan membutuhkan waktu selama kurang lebih 1 jam 30 menit. Rute perjalanannya yaitu dari kota kuningan menuju arah Cipasung kemudian melewati Sukarasa, Wedangtemu, Cimenga, Padahurip, Cantilan, Selajambe, Ciberung, dan kemudian sampai di desa Bagawat. Dari pusat desa Bagawat perjalanan dilanjutkan dengan menempuh jarak kurang lebih 2 km. Akses jalan yang dilalui berupa pematang sawah dan perbukitan.

Ketika berwisata ke curug ini, wisatawan harus menggunakan sandal atau sepatu yang khusus. Hal tersebut guna menjaga kenyamanan dan keselamatan saat melewati jalan setapak menembus hutan sejauh 0,5 km dengan kondisi jalan yang lembab dan cenderung berair terlebih saat musim hujan. Bagi yang membawa kendaraan bisa diparkir dan dititipkan di rumah warga. Perjalanan yang melelahkan akan terbayarkan ketika telah melihat keindahan Curug Ngelay ini dari dekat.

Untuk dapat menikmati surga tersembunyi di balik hutan desa Bagawat ini anda hanya perlu mengeluarkan biasa sebesar Rp. 5.000/orang. Itu pun jika Bapak Arhudi, penunggu Curug Ngelay sedang kebetulan ada. Angka tersebut tak seberapa bila dibandingkan dengan apa yang akan anda dapatkan di lokasi wisata ini.

Baca juga: Misteri di Balik Keindahan Curug Bangkong Kuningan

Menarik bukan? Ya, tentu saja. Maka pastikan anda mengajak teman atau keluarga tercinta anda untuk menyaksikan keindahan dan kemegahan Curug Ngelay ini. Selamat mencoba dan pasti anda tidak akan menyesal!

Curug Ngelay, Surga Tersembunyi di Hutan Desa Bagawat Kuningan | Elsan Nasrillah | 4.5