VPS Murah
Klik di sini!Info River Boarding dan Water Tubing Banjarwangi

Burung Cenderawasih, Bird of Paradise dari Tanah Papua

Burung Cenderawasih adalah sejenis burung Parasiaeidae, merupakan binatang endemik Papua, Australia dan New Guinea. Burung ini disebut-sebut sebagai Bird of Paradise atau burung surga, karena bulu-bulu cantik yang dimilikinya, terutama bulu pada burung Cendrawasih jantan.

Burung Cenderawasih jantan memiliki bulu pelapah yang panjang dan berambu dari ekor, sayap atau kepala. Bulu cantik yang dimiliki burung Cenderawasih jantan ini digunakan untuk menarik perhatian burung betina pada musim kawin.

Menurut kepercayaan masyarakat Papua Nugini, Indonesia timur, burung Cenderawasih ini berasal dari kayangan (surga). Burung ini dikatakan hanya makan awan, minum embun dan bila jatuh ke tanah maka bird of paradise ini akan mati. Keindahan bulu burung Cendrawasih memang tiada duanya.

Masyarakat Papua percaya bahwa burung Cenderawasih merupakan titisan bidadari dari kayangan. Konon burung endemik Papua ini dianggap sebagai burung yang tidak berkaki, mereka hanya hanya berada di udara, apabila turun ke tanah, burung cantik ini akan mati. Jenis burung Cenderawasih yang tekenal memiliki bulu yang cantik adalah dari genus Paradisaea, kemudian burung Cenderawasih dikenal sebagai Bird of Paradise.

burung cenderawasih

Ciri khas burung Cenderawasih tampak pada bulu-bulunya yang sangat cantik, terutama pada burung jantan. Pada umumnya bulu Cenderawasih berwarna cerah dengan kombinasi warna seperti putih, cokelat, kuning, hijau, ungu, biru, kemerahan, orange, kuning dan hitam.

Pada musim kawin, burung Cenderawasih jantan akan memamerkan keindahan bulu-bulunya, bernyanyi dan menari di atas dahan untuk marik perhatian atau merayu betina agar bersedia diajak kawin.

Baca juga: Burung Maleo, Satwa Setia Anti Poligami Endemik Sulawesi

Selain di Papua, burung Cendrawasih juga bisa dijumpai di Maluku dan Australia Timur. Habitat bird of paradise ini umumnya di daerah dataran rendah. Ukuran burung Cenderawasih beraneka ragam. Ada yang yang berukuran 15 cm dengan berat 50 gram hingga berukuran 110 cm dengan berat mencapai 430 gram.

Jenis-jenis Burung Cendrawasih

Burung Cenrawasih terdiri atas 140 genus yang mempunyai sekitar 40 spesies (jenis). 30 jenis di antaranya ada di Indonesia, dan Papua merupakan provinsi dengan jumlah spesies terbanyak, yakni sekitar 28 jenis.

Jenis burung Cendrawasih yang terdapat di Indonesia diantaranya:

  • Cendrawasih Mati Kawat (Seleucidis melanoleuca); Papua.
  • Cendrawasih Kuning Besar (Paradisaea apoda); Papua (Indonesia dan Papua Nugini).
  • Cendrawasih Kuning Kecil (Paradisaea minor); Papua (Indonesia dan Papua Nugini).
  • Cendrawasih Raggiana (Paradisaea raggiana); Papua (Indonesia dan Papua Nugini).
  • Cendrawasih Belah Rotan (Cicinnurus magnificus); Papua (Indonesia dan Papua Nugini).
  • Toowa Cemerlang (Ptiloris magnificus); Indonesia, Papua Nugini, dan Australia.
  • Manukodia Mengkilap (Manucodia ater); Indonesia dan Papua Nugini.
  • Pale-billed Sicklebill (Drepanornis bruijnii); Indonesia dan Papua Nugini.
  • Cendrawasih Panji (Pteridophora alberti); Papua
  • Cendrawasih Kerah (Lophorina superba); Papua
  • Paradigala Ekor-panjang (Paradigalla carunculata); Papua.
  • Cendrawasih Paruh-sabit Kurikuri (Epimachus fastuosus); Papua.
  • Cendrawasih Raja (Cicinnurus regius); Papua dan pulau sekitar.
  • Astrapia Arfak (Astrapia nigra); endemik Papua, Indonesia.
  • Parotia Arfak (Parotia sefilata); endemik Papua, Indonesia.
  • Cendrawasih Merah (Paradisaea rubra); endemik pulau Waigeo, Indonesia.
  • Cendrawasih Botak (Cicinnurus respublica); endemik pulau Waigeo, Raja Ampat.
  • Cendrawasih Gagak (Lycocorax pyrrhopterus); endemik Maluku.
  • Bidadari Halmahera (Semioptera wallacii); endemik Maluku.

Pengelasan saintifik

  • Alam: Haiwan
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Burung
  • Order:Passeriformes
  • Suborder:Passeri
  • Famili:Paradisaeidae
  • Genus : 140 genus
  • Spesies: 40 spesies

Itulah informasi tentang burung Cenderawasih yang bisa disajikan pada kesempatan ini. Semoga bird of paradise dari tanah Papua ini dapat diselamatkan dari ancaman kepunahan.

Lihat juga: Burung Kasuari, Burung Agresif Endemik Pulau Papua