Estimasi Biaya Mendaki Gunung Papandayan Pasca Harga Tiket Naik

Biaya mendaki gunung Papandayan relatif lebih mahal dibandingkan dengan mendaki kedua ‘saudaranya’ di Garut, yaitu gunung Cikuray dan Guntur. Silakan baca ulasan lengkap biaya mendaki gunung Guntur via Citiis.

Salah satu faktor penyebab mahalnya biaya mendaki gunung Papandayan adalah adanya kenaikan harga tiket masuk, tarif camping dan tarif parkir kendaraan yang mulai berlaku pada 5 Juli 2016. Sebelum alih kelola, harga tiket masuk gunung Papandayan dan tiket camping tidak terpisah, namun kemudian Direktur Utama PT. Asri Indah Lestari sebagai pengelola TWA Papandayan mengeluarkan surat keputusan tentang perubahan tarif.

Baca juga: Harga tiket gunung Papandayan Garut

Banyak pihak yang memprotes kenaikan tarif tersebut, terutama dari kalangan pendaki. Kenaikan harga tiket masuk, camping dan parkir kendaraan di Taman Wisata Alam Papandayan dinilai terlalu mahal. Namun begitu, protes dan keluhan para pendaki tidak mengubah keputusan. Tarif baru tetap berlaku.

Estimasi Biaya Mendaki Gunung Papandayan Setelah Tiket Naik

Sejak itu, pengunjung TWA Papandayan pun menurun drastis. Bahkan menurut keterangan salah seorang tukang ojek di alun-alun Cisurupan, pendapatannya pun menurun. Dari biasanya sehari dia bisa narik 7 rit, sekarang pada akhir pekan dan hari libur saja pendaki yang menggunakan jasa ojek kadang-kadang hanya 9 orang.

Di samping berdampak terhadap menurunnya pengunjung dan omset tukang ojek, kenaikan tarif Papandayan juga diimbangi dengan peningkatan fasilitas. Banyak fasilitas baru dibangun dengan penataan yang apik sehingga kawasan Taman Wisata Alam Papandayan jauh dari kesan kumuh. Keindahan gunung Papandayan yang menakjubkan terasa semakin sempurna dan memanjakan para wisatawan. Spot yang bisa dinikmati di sini antara lain kawah Papandayan, hutan mati, pondok salada dan tegal alun.

Berapa biaya mendaki gunung Papandayan?

Biaya mendaki gunung Papandayan tentunya harus dihitung mulai dari ongkos dari tempat kamu ke Garut. Misalnya jika kamu berangkat dari Jakarta menggunakan bus jurusan terminal Guntur Garut. Dari terminal Guntur, perjalanan dilanjutkan dengan naik angkot berwarna putih biru jurusan Cikajang, turun di alun-alun Cisurupan. Kemudian dilanjutkan dengan naik ojek sampai ke pos pendaftaran masuk TWA Gunung Papandayan. Tiket masuk gunung Papandayan pada akhir pekan Rp. 30.000 ditambah tarif camping Rp. 35.000 jumlah Rp. 65.000 per orang.

Rincian biayanya sebagai berikut:

* Jakarta – Terminal Guntur Garut Rp. 104.000 PP

* Angkot terminal Guntur – Cisurupan Rp. 20.000 PP

* Ojek Cisurupan – TWA Papandayan Rp. 60.000 PP

* Tiket masuk + Camping akhir pekan RP. 65.000

Jumlah biaya mendaki Gunung Papandayan menggunakan kendaraan umum dari Jakarta Rp. 249.000 per orang. Tarif bus dari Bandung, Tasikmalaya atau kota lain menuju Garut berbeda. Kalau dari Tasik dan Bandung, ongkosnya dipastikan akan lebih murah karena jarak Bandung – Garut dan Tasik – Garut lebih dekat dari Jakarta – Garut.

Jika membawa kendaraan sendiri, kamu tinggal menghitung kebutuhan bensin tambah tiket masuk dan tarif parkir kendaraan, Rp. 17.000 per motor dan Rp. 35.000 per mobil. Namun ini juga bukan tanpa risiko, perjalanan jauh ditambah kelelahan sehabis mendaki bisa menimbulkan kantuk saat berkendara. Jika mengantuk saat berkendara, sebaiknya istirahat sambil mengkonsumsi makanan atau minuman yang dapat mengurangi rasa kantuk demi keselamatan perjalanan.

Estimasi biaya tersebut di atas belum termasuk logistik. Untuk perhitungan logistik ini kamu sendiri yang lebih tahu. Misalnya kebutuhan logistik 2 hari 1 malam habis Rp. 100.000, maka total kebutuhan biaya untuk mendaki gunung Papandayan (dari Jakarta) adalah Rp. 349.000.

Buat saya, biaya tersebut terbilang mahal. Tapi untuk kamu, mungkin tidak seberapa. So, jika akhir pekan ini kamu punya rencana menjelajah keindahan gunung Papandayan, datang saja ke Garut. Biaya yang kamu keluarkan akan terbayar oleh kepuasan batin dan kenangan yang tak ternilai.

Belum pernah mendaki tapi mau menikmati keindahan alam gunung Papandayan dan menjamah tempat-tempat wisata di Garut? Jangan khawatir, saya dan teman-teman operator open trip di Garut bisa menemani perjalananmu.

Kurang lebih 3 kilo meter sebelum TWA Papandayan, kamu bisa sekalian menikmati taman wisata nangklak. Sekali ngetrip, dua tiga tempat wisata di Garut terkunjungi.

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.