Biaya Mendaki Gunung Bromo dan Semeru via Malang

Biaya mendaki gunung Bromo dan Semeru tergantung pada banyak faktor; di antaranya dari mana kita berangkat, moda transfortasi yang digunakan dan berapa jumlah peserta yang ikut muncak. Moda transfortasi yang terbilang murah, dari kota asal ke Malang adalah dengan kereta api. Kecuali kalau kamu berasal dari luar pulau Jawa, pilihannya bisa menggunakan pesawat terbang atau kapal laut. Ke Semeru dan Bromo dengan pesawat terbang tentu biayanya akan lebih mahal.

Biaya mendaki gunung Bromo dan Semeru via Malang
sumber: agentbromomalang.com

Letak Gunung Bromo dan Semeru

Gunung Bromo dan Semeru merupakan bagian dari kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur. Secara administratif kedua gunung andalan Jawa Timur ini berada di dua wilayah kabupaten, yaitu kabupaten Malang dan Lumajang. Lokasi gunung Bromo tidak terlalu jauh dari gunung Semeru. Dari Bromo ke kaki gunung Semeru dibutuhkan waktu tempuh sekitar 1 jam perjalanan menggunakan jeep.

Biaya mendaki gunung Bromo dan Semeru
sumber: wisatabromo.com

 

Sekilas info gunung Semeru

Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di pulau Jawa. Puncaknya disebut Mahameru dengan ketinggian 3676 meter di atas permukaan laut (mdpl). Di gunung Semeru terdapat kawah bernama Jonggring Saloko. Kawah ini sering mengeluarkan kepulan asap tebal yang disebut dengan wedus gembel. Gunung Semeru juga memiliki 3 danau, yaitu Ranu Pani, Ranu Regulo dan Ranu Kumbolo. Di gunung ini juga terdapat tanjakan yang terkenal dengan mitosnya yaitu Tanjakan Cinta.

Untuk bisa mendaki gunung Semeru bisa ditempuh lewat Kota Malang dan Lumajang. Dari terminal Malang perjalanan dilanjutkan dengan naik kendaraan umum menuju Desa Tumpang, kemudian naik jeep atau pick up ke Ranu Pani.

Estimasi waktu pendakian gunung Semeru dari Ranu Pani kurang lebih 12 jam perjalanan, ditambah dengan satu kali bermalam di Ranu Kumbolo dan istirahat setengah malam di Arcopodo.

Dari puncak Mahameru, pendaki dapat menyaksikan view kawah Jonggring Saloko, gunung Bromo, Argopuro, Raung, Welirang, Arjono dan Lawu. Waktu terbaik mendaki gunung Semeru adalah pada musim kemarau yaitu antara bulan Juni – September. Mendaki Semeru pada musim hujan antara bulan Desember – Mei tidak disarankan karena sering terjadi longsor dan badai.

Sekilas info gunung Bromo

Gunung Bromo memiliki ketinggian 2392 meter di atas permukaan laut (mdpl). Gunung ini terkenal dengan keindahannya yang luar biasa. Berbeda dengan jalur pendakian gunung Semeru yang menantang dan menguji nyali. trek pendakian gunung Bromo sangat bersahabat. Selain berjalan kaki, untuk tiba di gunung Bromo bisa juga dengan menunggang kuda.

Spot-spot eksotis di gunung Bromo antara lain; lautan pasir, padang savana, view point dan kawah gunung Bromo. Untuk menikmati sunrise dari gunung Bromo, kamu dapat memulai perjalanan pada pukul 03.00 pagi menggunakan jeep atau motor. Ulasan lengkapnya silakan baca Gunung Bromo, Tempat Wisata Andalan Jawa Timur.

Biaya mendaki gunung Bromo dan Semeru via Malang

Sekali ngetrip dua puncak terlampaui, mungkin kalimat itulah yang cocok untuk perjalanan menuju Semeru dan Bromo dalam sekali liburan. Letak gunung Semeru dan Bromo tidak jauh, jadi setelah mendaki gunung Semeru yang melelahkan, kamu bisa memanjakan diri di gunung Bromo.

Perbandingan biaya mendaki gunung Semeru saja atau sekaligus Bromo dan Semeru hanya beda sedikit. Yakni transfor jeep. Yuk kita hitung estimasi biaya mendaki Bromo dan Semeru dari Jakarta.

Ongkos kereta api (tarif standar) Jakarta, Bandung atau Tasikmalaya – Malang + Rp. 500.000 per orang (PP). Sewa jeep rute stasiun Malang – Ranu Pani (Semeru) – Bromo – stasiun Malang + Rp. 3.400.000 dengan kapasitas 6 orang atau sekitar Rp. 567.000 per orang. Total biaya transfor Rp. 1.067.000 per orang. Jika dapat tiket promo kereta api, biayanya akan lebih murah.

Tiket masuk gunung Semeru Rp. 17.500 per orang per hari untuk hari biasa dan Rp. 22.500 untuk hari libur. Jika mendaki Semeru 4 hari pada hari biasa maka kamu harus membayar biaya tiket masuk sebesar Rp. 70.000. Sedangkan tiket masuk gunung Bromo adalah Rp. 27.500 per orang untuk hari biasa dan Rp. 32.500 per orang untuk hari libur. Total biaya tiket masuk Semeru dan Bromo (5 hari pada hari biasa) Rp. 97.500 per orang.

Kebutuhan logistik diperkirakan Rp. 50.000 per orang per hari. Jika lama perjalanan pulang pergi dari Jakarta, Bandung atau Tasikmalaya menuju Malang memakan waktu 2 hari ditambah pendakian Semeru dan Bromo 5 hari, maka kebutuhan logistik kurang lebih Rp. 50.000 x 7 = Rp. 350.000 per orang. Ini hanya perhitungan kasar, bisa lebih murah atau lebih mahal. Bergantung pada gaya hidup kamu sendiri.

Dari angka-angka di atas, estimasi biaya mendaki gunung Bromo dan Semeru dari Jakarta, Bandung, Tasikmalaya atau kota-kota di Jawa Barat kurang lebih Rp. 1,5 juta per orang. Sekali lagi, ini hanya perhitungan kasar dengan tarif dihitung mahal pada bulan Maret 2018. Jika naik kereta api kelas ekonomi dengan tiket promo dan Tumpang – Ranu Pani naik truk sayuran, biaya akan jauh lebih murah.

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.