Asuransi Taman Wisata Alam Gunung Papandayan

Fasilitas Taman Wisata Alam Gunung Papandayan terus dibenahi dan dilengkapi. Jadi mahalnya tiket masuk cukup sebanding dengan fasilitas yang diberikan. Selain dapat menikmati sarana fisik seperti parkir, toilet, masjid, cottage dan kolam renang, pengunjung TWA Papandayan juga dapat menikmati fasilitas asuransi.

Pengunjung yang sakit atau mengalami kecelakaan di kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan akan mendapat penanganan serius dari pihak pengelola. Di gunung ini ada banyak porter ojek, pengunjung yang benar-benar tidak sanggup melanjutkan perjalanan (karena sakit atau cidera), akan diantar turun oleh porter dengan biaya ditanggung oleh perusahaan.

Asuransi TWA Gunung Papandayan

Jika ada teman kamu yang mengalami hipo, sakit atau kecelakaan saat hiking atau camping di TWA Papandayan, kamu segera melapor ke security. Nanti petugas di sana akan membawa dia turun menggunakan porter motor atau ditandu, tergantung kondisi di lapangan. Tidak perlu keluar uang buat jasa porter, cukup serahkan tiket masuk ke petugas terdekat di mana kamu melapor kemudian lapor lagi di Pos 3.

Tidak hanya itu, jika kondisi pengunjung yang sakit atau kecelakaan tadi memerlukan perawatan, petugas akan langsung mengantarkannya ke bagian perawatan. Dia akan dirawat tanpa dipungut biaya.

Bagi peserta trip Garut Adventure, tentunya laporan ke petugas dan pengurusan asuransi akan dilakukan oleh tim Garut Adventure.

Namun asuransi tersebut tidak berlaku untuk pengunjung yang mengalami kecelakaan di luar area taman wisata, yaitu di kawasan Tegal Alun dan Tegal Panjang. Pengunjung yang masuk ke Tegal Alun dan Tegal Panjang tidak mendapat jaminan asuransi karena kedua tempat tersebut merupakan kawasan konservasi yang tidak semua orang boleh masuk.

Jadi tidak perlu ragu mengeluarkan biaya yang sedikit lebih mahal, karena sebanding dengan apa yang akan kamu dapatkan.

Tentang Penulis: Husni Cahya Gumilar

Gambar Gravatar
CEO ZonaLibur.com. Pria kelahiran Banjarwangi Kabupaten Garut yang hobi jalan-jalan, menulis dan dengerin marawis. Intinya saya bukan selebritis.